Posts

Lensa Impian

Image
Seperti yang telah aku tulis di blog beberapa waktu lalu, kalo hobi fotografi adalah hobi yang mahal bagiku. dan memang kenyataan itu juga gak bisa lepas dari yang namanya uang, entah itu hanya untuk sekedar membeli pernak-perniknya, apalagi sampai dengan lensanya yang notabene harganya bisa jauh lebih mahal ketimbang harga dari kameranya itu sendiri. Pingsan hingga kebawa mimpi kalo udah demam pengen punya lensa impian gak kesampaian :(( Pengennya bisa terus kesampaian hobi motret ini, nekad dan tekad juga bulat untuk menekuninya, lalu kalopun mo nekad, pastinya juga ada batasnya sampai mana kemampuan untuk memenuhi nafsu akan hobi ini. Kalopun punya tekad-pun apa hanya asal tekad dan nekad... tuh bingung sendiri kan.... aah intinya adalah, kalo ada duit, ya udah pasti kesampaian! titik!. Mau diterjang... bisa-bisa anak istri gak makan, bisa-bisa juga kelilit hutang yang susah untuk dibayar, yah... mo gimana lagi, saat impian itu menempel di hati dan kepala untuk bisa memiliki lensa-l...

Belajar Motret di Remang-Remang

Image
Ngomongin soal spesialisasi pemotretan di tempat remang-remang alias dengan kondisi low light, si RAMMA a.k.a Endramawan adalah jagonya. Hari sabtu kemaren, aku diberi kesempatan untuk belajar motret dengan kondisi low light pas acara Maia in Concert @ Colors Pub & Resto. Hmmm... dalam benak sebelum berangkat, kamera langsung kuganti dengan lensa 50mm karena lensa tanggungku (28-80mm) kayanya perlu dijadikan backup sementara waktu. Karena ini pengalaman pertama, jadi cuman kuatir aja bila pake lensa tanggung yang kupunya, bukaan diafragmanya kurang cepat, dan bisa berabe dah. Setelah nyebur ke Colors, kuberanikan maen iso tinggi hingga 800-1000, ternyata dengan F2.8 aja aku masih bisa pertahankan di speed 1/125 :D, asal lighting panggungnya pas. akhirnya demi memperlebar DOF, angkat lagi F-nya sampe diatas F2.8, dan masih bisa dapet Speed 1/100 dengan iso lumayan tinggi :D, gpp dah, gak takut ama noise.... hehehehe yang penting terus motret dan belajar hehehehe.... Sekali lagi teri...

Pengalaman Motret Liputan di Gereja

Urusan motret liputan acara akad nikah di tempat ibadah seperti masjid atau mushola sudah lumrah bagiku, tapi kalo motret liputan "Pemberkatan Nikah" di gereja, ini menjadi pengalaman pertama kali bagiku pada hari sabtu kemaren. Sempat kikuk juga client meminta untuk motret liputan di gereja, selain belum pernah ngeliput acara di gereja, juga karena tidak pernah masuk ke gereja :D. Berusaha untuk professional, aku menanyakan kepada client apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat digereja beserta tetek bengeknya, segala informasi aku mencoba mengerti dan pahami. Ternyata client hanya punya satu permintaan saja, "kalo motret dilarang di altar dan selama pemberkatan, boleh motret apapun". Ok deh, siap berangkat dan malam sebelumnya aku mencoba untuk berpikir dan membayangkan kira-kira suasana gereja bagusnya diambil dengan angle yang gimana yach.... Singkat kata dan cerita, acara berlalu dengan lancar, motret liputan juga berjalan baik-baik saja tanpa halanga...

Install Ulang Windows dan Aplikasinya

Bisa dibilang jarang sekali aku menggunakan windows untuk pekerjaan sehari-hari. Karena pekerjaan menuntut menggunakan Linux, dan Linux juga sudah menjadi teman sehari-hari dalam melakukan perkerjaan berbagai hal, seperti mengetik, spredsheet sampai olah digital foto atau desain. Memang untuk kebutuhan desain dan olah foto, aplikasi yang tersedia sudahlah mencukupi, hanya saja, keanekaragamannya yang kurang IMHO. Komputerku terinstall 2 sistim operasi, Windows dan Linux. 80 Gb hardisk yang ada, 80%-nya aku gunakan untuk Linux, dan sisanya untuk Windows. Karena akhir-akhir ini, Photography adalah hoby-ku, sekaligus menjadi pekerjaan sampingan, dan membutuhkan DI (digital imaging) yang bisa dibilang menjadi wajib disini. Mau tidak mau, minggu kemaren aku membalik kapasitas hardisku yang 80% kini untuk Windows, dan sisanya Linux. Mulai dari aplikasi olah gambar seperti Photoshop, Lightroom, ACDsee Photo Manager sampai olah vector Xara, udah aku install semua, dan mengolah foto beserta mem...

Hanya Sebuah Kolase Anakku

Image
Tidak ada kata-kata lagi, selain sebuah kolase dari goresan cahaya anakku.

Putri Kecilku

Image
Seorang manusia yang diciptakan melalui rahim istriku, kini telah berada diantara aku. Tangisan dan tingkah polahnya membuat perjalanan hidup ini semakin penuh dinamika. Lesung pipinya yang bikin gemes, juga rambutnya yang menurut perasaanku akan memiliki struktur kruwel-kruwel alias kriting. hihihiii.... i love u my little princes. Om, ini si Alya, foto Alya diambil pas masih umur 2 hari, tuh kan, lesung pipinya dipamerin tuh, dipamerin habis minum susu yach, cemot semua :D

Aku telah Menjadi Ayah dari Anakku

Hari minggu pagi hingga sore, aku mengikuti even lomba fotografi di DELL Competition untuk motret 7 model. Acaranya emang seharian, mulai pagi hingga petang, sengaja aku berani pergi seharian karena istri juga akan melahirkan masih kurang lebih 1 bulan lagi. malemnya masih bercanda-canda dengan istri malahan, kurang lebih jam 10-an malem, eh jam 11-an istri ngerasa perutnya tegang dan agak sakit, dikirain cuman tegang biasa seperti biasanya saat si kecil lagi nendang perut. Ternyata sakitnya gak kunjung selesai, dan jam 1 malem malah tambah sakit, aku tawarkan untuk segera pergi ke dokter, mungkin aja akan melahirkan, kataku. Istriku bilang, gak usah dulu, besok pagi aja, kalo sakitnya terusan sampe pagi, baru ke dokter, karena perkiraan lahirnya aja masih 1 bulan lagi. Waktu terus aja berlalu, sampai jam 3 pagi, dan tiba-tiba air ketuban pecah, langsung kita pada panik, dan segera menelpon taxi untuk pergi ke rumah sakit bersalin. Setelah lebih dari 12 jam berlalu dengan penuh perjuan...