Posts

Showing posts from January, 2009

Sync Speed, Flash Duration & Coverage Flash Angle (bagian 2)

Image
OK ketemu lagi dalam artikel pemahaman mengenai flash, kali ini saya akan mengulas sedikit mengenai Sync Speed, Flash duration & Coverage Flash Angle. Tulisan ini merupakan bagian ke - 2, Untuk membaca bagian satu mengenai Konsep Flash GN dapat dibaca disini

Konsep Dasar Tentang Flash GN - Guide Number (bagian 1)
atau dapat dibaca disini dan atau disini.


Sync Speed & Flash Duration
Saya kira masih banyak yang masih bingung dan mungkin malah terbalik dalam memahami antara maximum sync speed shutter dengan Flash Duration.

- Max Sync Speed adalah kecepatan shutter maksimum dimana flash akan synchron, artinya: flash menyala pada saat shutter sudah terbuka penuh dan belum menutup kembali. Umumnya max sync speed tiap kamera berbeda (lihat buku manual kamera anda) antara 1/200 sec sampai 1/250 sec, bahkan ada yang memiliki sampai 1/500 sec (Nikon D70/s dan D40). Jika max sync speed ini dilampaui dalam artian kecepatan speed melampauinya, biasanya akan terjadi foto yang sebagian gelap. Mak…

Metering Saat Menggunakan Flash

Image
UPDATE : Tulisan ini saya posting setelah sadar dari ingatan saya saat dulu ikut bantu ayah tiri saya motret wedding menggunakan kamera nikon analog dan flash metz kalo tidak salah, beliau berkata, "arahkan saja flashnya agak ke atas mempelai, nanti tinggal rubah diafragmanya saja untuk menambah dan mengurangi cahayanya" dan sekarang baru ngeh konsepnya kenapa bisa begitu :D.


Sebelum melanjutkan pokok bahasan "bagian 2" yang merupakan kelanjutan dari topik :

Konsep Dasar Tentang Flash GN - Guide Number (bagian 1)
atau dapat dibaca disini dan atau disini.

Saya akan memberikan beberapa aturan penting yang musti diingat pula saat bermain dengan lighting.

Ok langsung aja to the point ya, saya akan memberikan sedikit ulasan tentang aturan penting Metering saat menggunakan Flash. Karena saya yakin masih banyak yang bingung saat menggunakan flash, bagaimana mengatur power agar exposure yang didapat sesuai dengan yang diharapkan.

KEY :
1. Saat menggunakan FLASH, untuk merubah EXP…

Konsep Dasar Tentang Flash GN - Guide Number (Bagian 1)

Flash Guide Number mempunyai defini sesuai dengan formulanya adalah perkalian antara jarak (distance) dan f# (f/number/diafragma/aperture) pada ISO tertentu, untuk memperoleh suatu "exposure" yang "tepat".

Formula GN adalah :

GN = f# * d

d = distance/jarak flash ke subject
f# = Aperture/Diafragma

Suatu contoh, apabila flash menghasilkan exposure yang tepat pada f/5.6 dan jarak subject ke flash (d) adalah 10 meter, pada ISO 100, maka flash tersebut mengeluarkan cahaya dengan

GN = 5.6 * 10 = 56

jadi GN = 56 (ISO 100 - meter).


GN dapat pula dinyatakan dalam satuan jarak feet, bila diambil dari contoh diatas, 'd' atau jarak 10 meter = 32.8 feet (1 foot = 30.48 cm ; 1 meter = 3.28 feet). Jadi GN flash adalah = 5.6 * 32.8 = 184 (ISO 100 - feet).

Pada flash, biasanya diketahui (pada buku manual) mempunyai GN tertentu, dan GN tersebut adalah GN maximum dari flash tersebut. Katakanlah mempunyai GN 56 (ISO 100 - meter), dengan menggunakan aperture f/5.6 jarak maximum adalah 1…

Menggunakan Snoot & Gobo

Image
Sudah banyak yang upload Foto dengan teknik strobist yang menggunakan snoot, baik snoot yang murah meriah terbuat dari kertas atau alumunium foil sekalipun atau Snoot yang dibuat lebih baik. tapi intinya fungsinya tetap saja adalah sebagai snoot. Karena berbagai pertanyaan banyak yang meminta contoh beberapa penggunaan snoot & Gobo terkait posting saya mengenai Lapak Snoot, Strap & Gobo.

Seperti yang sudah diketahui, bahwa snoot untuk mengkonsentrasikan cahaya, sedangkan Gobo untuk blocking sumber cahaya agar tidak langsung mengenai lensa yang dapat mengakibatkan Flare.

Berikut adalah contoh foto yang di foto menggunakan 2 Flash, baik menggunakan Snoot maupun menggunakan Gobo.


Pada barisan foto diatas, pada Foto pertama hanya menggunakan 1 Flash + Snoot Ver. 1.0, cahaya hanya terkonsentrasi pada daerah wajah saja, karena menggunakan Snoot dengan jarak kurang lebih 1.5M sebelah kiri kamera. Pada Foto kedua, menambahkan kicker atau rimlight pada sebelah kanan kamera dan dibelakang …

Hunting Landscape Semenanjung PAPUMA Bersama KOPDAR

Image
Sabtu kemaren tgl 10 Januari 2009, KOPDAR (Komunitas Photographer Darjo) mengadakan hunting gratis ke semenanjung PAPUMA (Pasir Putih Malikan) jember jawa timur. Ini adalah hunting gratis yang pertama setelah KOPDAR terbentuk 10 hari sebelumnya. Antusias member KOPDAR sangat berapi-api terhadap event ini, apalagi kalo bukan karena gratis tis :D.

Saat diposting pertama kali di Fotografer.net untuk mengisi jatah tempat duduk yang masih tersisa, dan diperuntukkan bagi anggota FN Darjo. Setelah quota memenuhi, dan keputusan sudah diketok 3x, maka berangkatlah hari sabtu pagi jam 06:20 start dari Stasiun Sidoarjo.

Aku berangkat dari rumah jam 05:00 menuju rumah Pak Prihartono, sebelumnya memang belum pernah kesana meski rumahnya tetanggaan komplek perumahan. Setelah muter-muter cari alamatnya ternyata belum ketemu juga, perut keburu mules, yaudah dengan keburu pulang dulu untuk bebasin rasa sakit perut :D. setelah itu langsung cabut.... sesaat setelah keluar dari pintu gerbang komplek peruma…

Light Shaping Tool untuk Flash

Image
Teknik pencahayaan pada photography adalah salah satu faktor penting untuk menciptakan suatu karya fotografi yang mempunyai nilai plus. Untuk mendapatkan efek lighting, lampu studio/strobe maupun Flash dari ukuran yang sedang hingga kecil adalah suatu peralatan yang bisa dikatakan mutlak, meski pada dasarnya meski tanpa flash sekalipun, di siang hari, kita mempunyai "main light" yang sangat kuat powernya dan bersifat hars atau keras cahayanya, yaitu "Lampunya" Tuhan alias Matahari.

Karakteristik cahaya ada bersifat keras dan ada pula yang soft, besar kecilnya (bukan powernya) sumber cahaya juga mempengaruhi efek yang mengenai suatu benda.

Untuk mendapatkan efek pencahayaan tertentu, lampu studio/strobe dapat dilengkapi beberapa Light Shaping Tool, seperti Softbox, Octabox, beautydisc, Umbrella/payung,Honeycomb/Grid dll. Kebanyakan fotografer telah mengenal beberapa peralatan tersebut yang biasa dipakai pada lampu studio. Bagaimana dengan Flash anda? jawabnya sama saj…