Posts

Showing posts with the label Linux

Install Ulang Windows dan Aplikasinya

Bisa dibilang jarang sekali aku menggunakan windows untuk pekerjaan sehari-hari. Karena pekerjaan menuntut menggunakan Linux, dan Linux juga sudah menjadi teman sehari-hari dalam melakukan perkerjaan berbagai hal, seperti mengetik, spredsheet sampai olah digital foto atau desain. Memang untuk kebutuhan desain dan olah foto, aplikasi yang tersedia sudahlah mencukupi, hanya saja, keanekaragamannya yang kurang IMHO. Komputerku terinstall 2 sistim operasi, Windows dan Linux. 80 Gb hardisk yang ada, 80%-nya aku gunakan untuk Linux, dan sisanya untuk Windows. Karena akhir-akhir ini, Photography adalah hoby-ku, sekaligus menjadi pekerjaan sampingan, dan membutuhkan DI (digital imaging) yang bisa dibilang menjadi wajib disini. Mau tidak mau, minggu kemaren aku membalik kapasitas hardisku yang 80% kini untuk Windows, dan sisanya Linux. Mulai dari aplikasi olah gambar seperti Photoshop, Lightroom, ACDsee Photo Manager sampai olah vector Xara, udah aku install semua, dan mengolah foto beserta mem...

Noise Ninja untuk Noise Reduction Pada Foto

Setelah mengamat-ngamati hasil jepretan foto makro-ku, terlihat hasil fotonya cenderung memiliki Noise yang lumayan tinggi, padahal sudah pakai ISO 100. Dengan noise yang lumayan mengganggu (IMHO), dan akan lebih terlihat saat di adjust level/curve di GIMP atau Photoshop, pasti noisenya akan keluar dan terlebih saat dinaikin brightness/contrast. Akhirnya saya mencoba gunakan software noise reduction yang katanya sering dipakai oleh photographer, yaitu Noise Ninja. Noise Ninja tersedia juga sebagai plugins photoshop ataupun standalone application. Dari rujukan di situsnya, ternyata Noise ninja Standalone version tersedia untuk OS Linux, yah baguslah kalo begitu. Tapi kemaren malam aku menginstall Noise Ninja pada OS Windows XP Professional. Setelah dicoba untuk membuang noise pada beberapa foto, aku cukup puas dengan hasilnya. Terpikir untuk coba install Noise Ninja pada linux, tentu tidak asal tancap aja. Pakai Wine solusinya. Dan tidak cuman versi standalone yang kucoba install di mes...

Wow! Nokia Akuisisi Trolltech!

Memang tidak pernah terlintas bila tiba-tiba hari ini ada berita yang membuat saya sedikit terperangah selain berita "Tutup Usia" mantan presiden RI yang ke-2 H.M. Soeharto dan tentang Akuisisi sebuah perusahaan Mobile Device berkelas dunia yaitu Nokia terhadap Perusahaan Cross Platform Software yaitu Trolltech. Wow!! Berita tentang akuisisi Nokia terhadap Trolltech dapat di tilik di sini , sedangkan dengan adanya akuisisi ini, tidak mempengaruhi sepak terjang Trolltech terhadap dunia OpenSource, terlebih Linux. Dan mengenai OpenSource Letter adanya kebijakan Akuisisi ini, dapat di tilik juga di sini . Semoga saja dengan akusisinya Nokia terhadap Trolltech, semakin mengenalkan software-software yang kebanyakan berjalan di platform Linux dengan dibangun oleh QT/C++-nya trolltech menjadi software-software yang fenomenal.

Photoshop CS2 dengan Wine 0.9.53

Semalem saya coba install Photoshop CS2 ke dalam linux mandriva 2008 yang sebelumnya telah saya install wine 0.9.53 yang dicompile dari source code. Karena sejak versi wine 0.9.48 selalu aja gagal saat installasi photoshop CS2 ini. Sebenernya pada versi wine 0.9.52 telah berhasil menginstall Photoshop CS2 ini, hanya saja tidak bisa melakukan aktivasi product. Entah setelah oprek-oprek internet dan coba install wine versi terbaru, akhirnya installasi berhasil dan aktivasi juga berjalan mulus. Pada dasarnya aktivasi yang dilakukan pertama kali selalu aja gagal dengan memberikan peringatan bahwa hardisk telah penuh. Padahal hardisk saya masih ada 2Gb, saya kira masih cukuplah untuk aktivasi tersebut. Usut punya usut saya menemukan ini , dan saya coba ikuti sekali lagi dengan cermat. Eh berhasil, sekarang Photosop CS2 dah berjalan di kompi linux tercinta :D

Beberapa Jam sebelum KDE 4 di release

Hari ini saatnya KDE 4 akan direlease, beberapa jam sebelum diluncurkan, semua developer KDE tengah membicarakan hal ini di blog-blog mereka dan di planetkde.org. Bagaimana tanggapan public tentang KDE 4 setelah diluncurkan nanti? yang pasti pujian dan hujatan akan datang, dari situlah developer KDE dituntut untuk terus memacu kinerjanya dan performance KDE 4 yang akan datang.

1 Minggu sebelum KDE 4 di Release

Semalam aku mencoba compile KDE 4 dari SVN tertanggal 2 Januari 2008, dan perkembangan terakhir sebelum 2 hari lagi deadline untuk KDE 4 berakhir, hasil developmentnya memberikan perkembangan yang cukup menggembirakan. Terjadi perubahan disana sini, dimulai dengan splash screen yang baru dengan dominasi warna gelap, perbaikan performance kecepatan meski hanya sedikit. Style oxygen yang lebih complete meski banyak yang perlu dibenahi. Dialog logout system yang juga baru dan identik dengan splash screennya, icon plasmya di sudut desktop juga baru, dengan transparansi toolbox dan pushbuttonnya. Kita tunggu minggu depan untuk melihat lebih dekat lagi setelah deadline berakhir. Seperti apakah tampang KDE 4 nanti, mengingat panel dan dialog Krunner masih belum berubah seperti release candidat sebelumnya.

Qtpfsgui 1.9.0 & Indonesian Translation

Yup, Qtpfsgui versi 1.9.0 telah direlease 12 December 2007 tempo hari, dan hasil translasi ke bahasa Indonesia yang telah saya terjemahkan juga dimasukkan dalam release terbaru ini. Bagi pecinta fotografi HDRI, aplikasi ini sudah barang tentu berguna. Dan tidak hanya bagi pengguna platform linux saja, untuk versi Windows juga tersedia secara gratis..tis..dan tis... Berikut perubahan yang ada di dalam release ini : Changes: v1.9.0 * added manual anti-ghosting feature (for LDRs only). * fixed mantiuk glitch. * the online and offline documentation has been updated. * removed integrated dcraw implementation (now calling external executable). * fixed durand02 bug (range=0). * added commandline interface. * clicking on the tone mapper progress bar will terminate the tone mapping process. * reinhard04 renamed to reinhard05. * added hdrInputLoader, a class that loads a ldr/mdr file (input for hdr) in a threaded way * removed "_impl" from batch gui and exif copy classes filenames. * ...

Go Go KDE 4

Image
Go Go KDE 4! yeaaah, meski masih banyak yang perlu diperbaiki disana sini, baik dari sisi artwork, stabilitas dan performa, KDE 4 akan menjadi titik awal revolusi desktop Linux dan Unix Clone OS. Dan sekarang sudah saatnya menunggu waktu dalam hitungan hari untuk menuai telur sang Kadal Naga imut ini. And Counting Down started!

Kontribusi pada Project QtPfsgui

Satu bulan lalu, saya mencoba mengontak developer project Qtpfsgui , karena saya melihat bahwa project ini sangat berguna bagi para fotografer di linux dalam membuat gambar-gambar HDRI (High Dinamic Range Image). Maksud saya untuk mengontak developernya (Daniel) adalah untuk mencoba memberikan kontribusi dalam penterjemahan atau translasi dari project tersebut ke bahasa Indonesia. Minggu depan bila tidak terjadi halangan, Qtpfsgui akan merelease update terbarunya, bila tidak terkendala juga, hasil translasi ke bahasa indonesia yang saya terjemahkan juga akan disertakan didalamnya. Kita tunggu saja releasenya.

My Article Published

Image
Last week my article that I post 1 month ago was published in Infolinux Magazine for December 2007 edition. You can refer to title "Aplikasi Grafis untuk Desktop Linux" on page 45. Seorang Fotografer atau Pecinta Fotografi tentunya membutuhkan suatu aplikasi yang dapat mendukung profesinya maupun hobi yang sedang digelutinya. Tak pelak terkadang seorang fotografer menggunakan beberapa aplikasi sekaligus untuk urusan memanagement Foto hingga me-retouch hasil bidikannya. Bagaimana bila ingin menggunakan Linux untuk kebutuhan Fotografi? Thank you Mr. Rusmanto and Infolinux Magazine.

KDE 4.0 Delayed Again

Refer to the news at www.kde.org about " KDE 4.0 to be released in January ", it maybe make the reader and the user confuse, because twice KDE delayed release of KDE 4.0. I understand about this decision, KDE developers very hard work to make stable and better release. Lets help them to make KDE 4.0 become the conquest of the linux desktop.

File Manager in KDE 4? "Dolphin" is the Answer!

Image
The famous file manager in KDE 3.x is the "Konqueror", you can use konqueror for file manager, browsing and viewing the document like PDF and DVI. Everybody already know about it, and sure will use it in KDE 3.x. What about file manager in KDE 4? You should hear first!, "Dolphin" is the answer! Actually in KDE 4, Konqueror file manager will replace by Dolphin, but you still can use konqueror for file manager and browsing. Dolphin is the most stable application in KDE 4, have many feature inside, and sure you can easily manage your file in your computer. You want to know how the Dolphin look like?

KDE 4 Panel and Oxygen Style

2 weeks before KDE 4 will be release, now still in RC 1 phase. The plasma concept of the KDE is very nice and powerfull for the desktop computing, specially in linux. But, the most important thing that should to do right now is for panel area. The panel of KDE 4 still look ugly, the panel look not very nice yet, the systray just now functional and also in development, because klipper icon no have transparent icon for the border, so if you try it, you will see some white border arround the klipper icon in systry. Task bar very-very ugly too, the higher of the taskbar every application that already running, is too hight. I think, every part of plasma in KDE 4 is very important thing, but panel should more functional first. Why..? the panel is the main area for launch the application, to know what application is running, and show the information about everything that run in the desktop. I disappointed about it. Maybe someone right, that KDE not in RC phase, but still in alpha. And, the a...

Bug Buster

Image
After installation KDE 4 from SVN successfully, Right now time to Bug Buster!! Update : I try to create some icon to representation the Bug Buster. I only combine the icon from Oxygen Icon. Only create some hole and drop shadow under the bug icon using GIMP. Hope found a lot of bugs inside KDE 4 RC 1. and let we post the bugs in bugs.kde.org . Let we make KDE 4 more better than today!

KDE 4 Beta 4, Installasi sukses!

Image
Yeaaaah!, setelah 2 hari coba uprek-uprek dan experiment untuk mencoba menginstall KDE 4 beta 4 yang saya download dari SVN hari Selasa 20 November 2007, akhirnya berhasil terinstall dengan mulus. Ini dia screenshoot-nya. Kesan pertama emang begitu menggoda, dengan style yang baru dan pokoknya serba baru deh. Meski banyak bugs disana-sini, namun begitu menjanjikan dalam waktu 6 bulan mendatang setelah peluncuran KDE 4.1. Sementara ini Panel masih belum berfungsi dengan baik, konsep Plasma yang disodorkan sangat bagus, benar-benar konsep desktop yang briliant menurut saya. Secara default fitur composite telah aktif, sehingga desktop terasa lambat, apalagi saat mencoba resize windownya. Drop shadow juga sangat menawan, transparansi window saat mencoba switcher (ALT+TAB) sangat yahud. Hari ini bertepatan pula direlease KDE 4 RC 1, dan masih ada waktu 1 bulan untuk menunggu peluncuran terakhir KDE 4.0. Kayanya perlu untuk mencoba install yang versi RC 1, dan berita buruknya partisi /home s...

Install KDE 4 Development, dari SVN

Experiment untuk install KDE 4 Development dengan menggunakan source code yang ada di SVN masih dalam progress, semoga semua lancar, dan bisa di upload screen shoot-nya disini. Installasi KDE 4 Development memang sedikit uprek sana sini. Semuanya dapat dibaca di sini , tapi saya dapat memberikan secara singkat urutan cara installasinya seperti ini. 1. Download Qt-Copy dari SVN KDE, dan install sampai sukses tentunya. 2. Download dan install paket kdesupport dari SVN 3. Download dan install paket kdelibs dari SVN 4. Download dan install paket kdepimlibs dari SVN 5. Download dan install paket kdebase dari SVN bila ke 5 langkah diatas berhasil, langsung aja deh dijalanin KDE-nya. Bila mau lebih sabar, tunggu aja penjelasan lengkap langkah installasinya di Mandriva 2008 setelah saya berhasil mulus menginstallnya. hehehehehe.....

Memakai KDE 4?

Image
Detik-detik peluncuran KDE 4 memang sudah dekat, bulan December nanti KDE 4 akan direlease. Saat ini proses development masih terus dikerjakan, karena sudah dekatnya deadline release bulan depan. Dua bulan terakhir aku nimbrung dalam IRC untuk melihat perkembangan para developer KDE untuk mendevelop KDE 4, dan juga mengikuti berita-berita dari blog dan berita di internet lainnya. KDE 4 memang masih tahap beta, dan minggu depan akan memasuki fase RC (Release Cnadidat), melihat perkembangan terakhir kayanya hingga saatnya nanti diluncurkan, KDE 4 belum menjadi pilihan tetap untuk dipergunakan sehari-hari di PC, meski fitur yang ditawarkan banyak sekali dan perombakan besar-besaran telah dilakukan. Tertarik juga untuk mencobanya, hanya sedikit pesimis aja klo KDE 4 akan berjalan mulus setelah awal di release nanti. Menurut para developer, yang akan menjadi titik kestabilan dari KDE akan jatuh pada versi 4.1, dan mungkin akan terjadi 6-7 bulan mendatang. berharap KDE 4.0 sudah sangat stabi...

Belajar QT 4.x

Image
Memang sudah waktunya untuk belajar C/C++ lagi biar bisa improve ke QT 4.x. Pengenya sih belajarnya constant dan semangat terus, tapi terkadang ada aja gangguan yang datang. Kayanya sekarang musti memaksakan diri untuk belajar lagi niy. Btw, biar bisa sedikit berkontribusi ke dunia opensource khususnya KDE atau aplikasi yang dibangun dengan C/C++ seperti Qtpfsgui.

Kontributor Linux dari Indonesia Masih Sedikit

Image
Geliat dunia IT khususnya Opensource Software memang lagi terus menyerang benteng dunia proprietary software. Apalagi Linux yang kian tahun menunjukkan tombaknya dalam menggencarkan agresinya untuk merambah dunia komputerisasi, kini semakin berkibar. Dengan berbekal prinsip opensource dan free, suatu software dibangun oleh orang-orang yang memberikan kontribusinya dan berasal dari seluruh "dunia". yup, kenapa musti pake tanda kutip pada kata "dunia"?. Karena memang kenyataannya sumber kode dari software itu dapat di lihat maupun di modifikasi oleh siapapun, namun programmer-programmer yang nyata memberikan kontribusinya justru 70% berasal dari negara Eropa dan Amerika. dan 30%-nya tersebar di berbagai belahan negara seperti Jepang, India, Timur Tengah, Amerika Selatan dan Australia. Dilihat dari penggunaannya, Linux memang mulai banyak dipakai oleh kalangan mahasiswa yang mengenyam pindidikan di Universitas dan setara. Lagi-lagi mereka hanya end user alias pemakai s...

Multimedia di Linux

Masih banyak orang yang ragu-ragu atas kemampuan Linux dalam dunia Multimedia, baik dari memutar music hingga memainkan Film dengan berbagai macam format yang ada. Disini akan dijelaskan aplikasi-aplikasi multimedia yang ada di linux berdasarkan Kategori. Music Player : Amarok Juk Movie Player : Xine Mplayer TV Player : Tvtime Coba deh lihat link-link diatas, pasti akan menghapus keraguan atas kemampuan linux dalam memainkan format-format multimedia. Aplikasi-aplikasi diatas adalah aplikasi yang memiliki performance yang bagus di kelasnya. Coba dahulu baru komentar OK?!!!